Sambut Natal dan Tahun Baru 2020, Bupati Tapteng Serahkan Tali Asih di Kecamatan Kolang dan Sorkam
13 Desember 2019 - 18:42:31 WIB | Dibaca: 3040x
Tapteng (SIOGE) – Dalam rangka menyambut Hari Natal 25 Desember 2019 dan Tahun Baru 1 Januari 2020, Bupati Bakhtiar Ahmad Sibarani didampingi Wakil Bupati Darwin Sitompul salurkan tali asih kepada 800 Kepala Keluarga (KK) di dua kecamatan yakni 400 KK warga Kecamatan Kolang dan 400 KK warga masyarakat Kecamatan Sorkam, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) pada Kamis (12/12/2019).
Bakhtiar Ahmad Sibarani memberikan tali asih kepada 400 KK warga Kecamatan Kolang di Balairung Pasar Kolang dan 400 KK warga Kecamatan Sorkam di Gereja Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Pargarutan Desa Pargarutan.
Pada kesempatan tersebut, Bupati menyampaikan bahwa tahun ini bantuan tali asih diberikan kepada 8.000 kepala keluarga se-Tapteng, masing-masing keluarga akan menerima bantuan tali asih berupa 5 kg Beras, 2 botol Sirup, dan Uang Rp. 200.000. Total tali asih yang akan disalurkan, yaitu Rp. 1,6 milyar, 40 ton beras dan 16.000 botol sirup.
“Kita membagikan tali asih ini ke kepada 800 KK di Kecamatan Kolang dan Kecamatan Sorkam. Tali asih ini kita bagikan setiap tahun. Untuk tahun ini, kita menyalurkan bantuan tali asih kepada masyarakat Kabupaten Tapanuli Tengah sebanyak 8.000 keluarga. Untuk masing-masing keluarga akan menerima beras sebanyak 5 kilogram, sirup sebanyak 2 botol, dan uang tunai sebesar 200 ribu rupiah", kata Bupati Tapteng Bakhtiar Ahmad Sibarani.
Bupati juga menyampaikan bahwa bantuan tali asih ini diperoleh dari bantuan pribadi Bupati dan Wakil Bupati Tapteng, dan saudara kita ASN Pemkab Tapteng umat Kristiani, juga berasal dari pihak perusahaan-perusahaan yang berada di Tapteng.
“Kita selaku Bupati dan Wakil Bupati harus berguna bagi masyarakat. Pemberian tali asih ini kita laksanakan mulai tahun lalu dan akan kita lakukan seterusnya selama saya menjabat sebagai Bupati Tapanuli Tengah. Perbedaan keyakinan tidaklah memutuskan tali silaturrahmi. Perbedaan agama bukan penghalang bahkan menjadi pemersatu kita. Selaku Kepala Daerah menjadi Bupati Tapanuli Tengah, saya juga harus ikut berbagi serta merajut silaturrahmi bagi saudara kita umat Kristiani yang merayakan hari besar keagamaannya. Saya percaya, kasih membuat kita tidak menyombongkan diri. Doakan kami senantiasa dilindungi Tuhan. Semoga kita semua dilindungi Tuhan. Gunakan bantuan beras, sirup, dan uang ini dengan sebaik-baiknya,” tutur Bupati Tapteng Bakhtiar Ahmad Sibarani.
“Bagi Putra putri Tapanuli Tengah dari keluarga yang kurang mampu, siapa yang lulus Perguruan Tinggi Negeri kita akan kuliahkan, kecuali Jurusan Kedokteran. Bagi yang dapat beasiswa, persyaratannya tidak boleh merokok,” kata Bupati Tapteng melanjutkan sambutannya.
Bupati Tapteng Bakhtiar Ahmad Sibarani juga mengingatkan bahwa mulai tanggal 1 Januari 2020 mulai berlaku peraturan desa/kelurahan atas sanksi sosial yang diberikan kepada warga Tapteng yang terlibat Narkoba.
“Kita buat peraturan, apabila ada yang memakai Narkoba dan tertangkap serta diproses hukum akan kita usir selama 15 tahun tidak dapat kembali ke Tapteng. Untuk Pengedar Narkoba tertangkap dan diproses hukum maka tidak dapat lagi kembali selamanya ke Tapanuli Tengah. Ini kita lakukan untuk melindungi generasi bangsa ini karena narkoba dapat merusak generasi bangsa. Sekarang juga marak menyalahgunakan lem kambing, kita buat edaran terkait penggunaan yang salah terkait lem kambing itu,” kata Bupati Tapteng.
Pada kesempatan itu, Bupati Tapteng Bakhtiar Ahmad Sibarani menyampaikan progres pembangunan di Tapteng. “Prioritas pembangunan kita sekarang adalah Infrastruktur. Kita melakukan percepatan pembangunan dan tentunya bertahap. Kita melakukan pembangunan jalan hotmix di berbagai kecamatan hingga menghubungkan desa-desa sehingga ekonomi masyarakat desa bisa meningkat dengan lancarnya akses jalan. Kita juga sudah menutup tempat maksiat, sebanyak 973 tempat maksiat telah kita tutup. Satu tempat maksiat bisa dihabiskan uang satu juta rupiah satu hari, dengan jumlah 973 tempat maksiat maka 973 juta rupiah uang masyarakat habis kesitu sia-sia,” paparnya.
“Selamat Natal dan Tahun Baru kepada Amang Inang. Semoga tali asih ini dapat dipergunakan sebaik-baiknya. Semoga kita semua dikasihi Tuhan,” ucap Bupati Tapteng Bakhtiar Ahmad Sibarani.
Turut hadir pada kegiatan itu, Anggota DPRD Tapteng, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Satu Pintu Tapteng, Drs. Erwin Marpaung selaku Ketua Lembaga Sosial Peduli Kasih, Camat Kolang, Camat Sorkam, Forkopimka Kolang dan Sorkam, para Lurah dan Kepala Desa se Kecamatan Kolang dan Sorkam, beberapa Pimpinan OPD Pemkab Tapteng, Ahmad Kiedy Pasaribu dan undangan lainnya.(Rel/s1)






















