Nasional
Terduga Teroris Perekrut Polwan Radikal Ditembak Mati
10 Februari 2020 - 23:53:59 WIB | Dibaca: 3538x
Jakarta (SIOGE) - Polisi menembak mati terduga teroris berinisial WF, 29, alias Ibnu Thayyi di Perairan Sungai Kampar, Riau, Kamis, 6 Februari 2020. Ibnu diduga merekrut Polwan Maluku yang masuk ke jaringan Jemaah Ansharut Daulah (JAD).
"Yang bersangkutan admin grup WhatsApp yang menarik orang dijadikan sebagai volunteer," ujar Karopenmas Mabes Polri Brigjen Argo Yuwono di Gedung Humas, Jakarta Selatan, Senin (10/2/2020).
Argo menuturkan Ibnu ditembak lantaran melempar bom saat dikejar petugas. Ibnu berusaha kabur ke atas kapal ponton.
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?Happy Inspire Confuse Sad
"Satu anggota terluka," tutur dia.
Polri memecat Polwan Nesti Ode Samiliyang bertugas di Polda Maluku Utara. Polwan berpangkat bripda itu terpapar paham radikalisme. Dia terbukti terlibat jaringan JAD.
“Kita pecat dengan tidak hormat (PDTH),” kata Argo, di Jakarta, Jumat, 22 November 2019.
Densus 88 Antiteror Polri menangkap NOS akhir September 2019. NOS disangka melanggar Pasal 15 jo Pasal 12 a dan atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2018 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme, dengan ancaman hukuman 3 hingga 12 tahun penjara.(medco)