Tokoh Agama di Humbahas Sepakat 2 Bulan Ibadah Minggu di Rumah Antisipasi Covid-19
29 Maret 2020 - 10:30:54 WIB | Dibaca: 3039x
Humbahas (SIOGE) - Tokoh agama dari berbagai denominasi gereja dan Katolik di Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), sepakat melaksanakan ibadah minggu di rumah masing-masing selama 2 bulan ke depan menunggu situasi pendemi virus corona atau Covid-19 mereda.
Kesepakatan itu salahsatu keputusan dalam pertemuan Forkopimda Humbahas dengan para tokoh agama dan tokoh masyarakat Humbahas yang dipimpin Bupati Humbahas Dosmar Banjarnahor, sebagai tindaklanjut penerapan lockdown terbatas di daerah itu, yang sudah dimulai sejak Sabtu (28/3/2020).
Hal itu dikatakan Dosmar Banjarnahor melalui Kadis Kominfo Hotman Hutasoit kepada hariansib.com via Whatsapp, Sabtu (28/3/2020) petang.
Hotman menjelaskan, selain menyepakati peniadaan ibadah minggu di gereja, dalam pertemuan itu juga disepakati beberapa hal untuk dapat diketahui seluruh masyarakat di daerah itu guna mengantisipasi penyebaran Covid-19.
Adapun beberapa kesepakatan itu antara lain, membentuk posko penjagaan yang bertugas selama 24 jam penuh (3 shift) di daerah perbatasan untuk memantau keluar masuknya warga dari maupun ke Kabupaten Humbahas. Posko penjagaan tersebut terdiri dari unsur TNI, Polri, Dinas Perhubungan, BPBD, Satpol PP dan Dinas Kesehatan Humbahas.
Selain itu, acara pemakaman jenazah dilakukan sesuai aturan tata ibadah agama dari denominasi gereja dihadiri keluarga terbatas. Namun bagi rohaniwan yang melaksanakan tugas difasilitasi alat perlengkapan diri (APD) yang disediakan pemerintah.
"Salahsatu poin yang juga disepakati adalah pihak aparat TNI dan Polri dibantu Satpol PP untuk bersama-sama melakukan pengawasan, pengendalian dan penegakan hukum agar tidak ada penimbunan sembako. Selain itu, toko atau kedai tetap buka dengan tetap mengatur jarak antara penjual dan pembeli dan diminta untuk tutup sampai pukul 21.00 WIB setiap harinya," katanya.
Ditambahkan, dalam pertemuan itu juga, bupati menyampaikan agar wedang jahe tetap dibagikan kepada seluruh warga Humbahas setiap harinya dengan dibungkus plastik karena wedang jahe dapat bermanfaat meningkatkan daya tahan tubuh.
"Bupati juga meminta kepada tokoh agama dari seluruh denominasi gereja dan tokoh masyarakat Kabupaten Humbang Hasundutan untuk mendukung keputusan yang disepakati demi kemanusiaan dan keselamatan seluruh masyarakat Kabupaten Humbang Hasundutan," pungkasnya.
Pertemuan itu dihadiri Kapolres Humbahas AKBP Rudi Hartono, Dandim 0210/TU diwakili Pabung Mayor Arm Wasno, anggota DPRD Humbahas Roberto Simanullang, Guntur Simamora, Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Humbahas Tonny Sihombing, Praeses HKBP Distrik III Humbang Pdt Renova J Sitorus STh, Korwil GKPI Humbahas, Pastor Siprianus Wagung dan sejumlah tokoh masyarakat. (sib/s1)






















