Balita Penderita Hydrosefalus Warga Labura Butuh Uluran Tangan Dermawan
12 April 2020 - 20:29:14 WIB | Dibaca: 3205x
Labura (SIOGE) - Sulaiman Zuhdi Sagala usia 1 tahun hanya bisa terbaring lemah menatap langit-langit rumah yang dihuni bersama kakak beserta kedua orangtuanya, Amin Mahmud Sagala dan Fitriani Siagian. Balita itu terus meringis dan menangis menahan sakit, melawan penyakit hydrosefalus yang mendera kepalanya.
Sulaiman dan orantuanya yang tinggal di Dusun 2 Tolukgodang Desa Meranti Omas Kecamatan NA IX-X, Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura) saat ini sangat membutuhkan uluran tangan dermawan. Balita tersebut kondisinya sangat memperihatinkan karena kepalanya membesar di atas wajah mungilnya.
Menurut ayah dan ibunya, Sulaiman mengidap hydrosefalus sejak lahir. Namun, meski pernah dibawa ke RSP Haji Adam Malik Medan, masalah pembengkakan akibat cairan di kepalanya tidak berhenti sampai di situ, malah semakin membesar.
"Sejak baru lahir anak kami ini sudah sakit membesar di kepalanya," sebut ibu Sulaiman, Fitriani br Siagian, kepada wartawan, Jumat (10/4/2020), di rumahnya.
Pertumbuhan fisik Sulaiman pun kian hari kian memprihatinkan. Dia tidak mampu menanggung beban berat di kepalanya. Keterbatasan ekonomi ayah dan ibunya juga membuat anak itu jarang memakan dan meminum asupan gizi yang seimbang, layaknya balita lain.
"Bagaimanalah, Pak. Kami hanya makan pas-pasan. Suami kerja cari upahan, kadang kerja kadang tidak," keluhnya.
Ia mengaku belum mendapat bantuan untuk biaya perobatan anaknya. Bupati, Wakil Bupati, Sekda atau kepala dinas juga belum pernah datang membesuknya.
Warga setempat juga perihatin melihat kondisi Sulaiman. Namun mereka tidak mampu berbuat banyak. "Kami hanya bisa berdoa berharap kesembuhan dari Allah SWT," sebut Ani.(sib/s1)













.jpg)








