Cegah Covid-19, Bupati Karo Ikuti Teleconference Bansos Tunai Kemensos
17 April 2020 - 15:23:46 WIB | Dibaca: 3064x
Tanah Karo (SIOGE) - Bupati Karo Terkelin Brahmana SH MH mengikuti teleconference bersama Gubernur, Bupati/Walikota se-Indonesia dengan Kementerian Sosial dari ruang rapat kantor Bupati Karo, Kamis (16/4) malam. Rapat dipimpin Menteri Sosial, Juliari P. Batubara di Jakarta dengan materi terkait Bantuan Sosial (Bansos) Tunai yang diberikan kepada masyarakat dalam rangka pencegahan dampak Covid-19.
Bupati Karo Terkelin Brahmana SH menyambut baik atas Bansos Tunai dari Kemensos dan akan melakukan pemetaan. “Ini akan ditindaklanjuti,”ungkapnya.
Kepada wartawan, Kabag Humas Protokol, Leonard Surbakti dalam siaran persnya, Jumat (17/4/2020) mengatakan dalam teleconference itu, Bansos Tunai Kemensos itu setiap keluarga masing-masing menerima Rp. 600 ribu perbulan selama tiga bulan mulai April, Mei dan Juni.
Adapun kriteria penerima adalah skala prioritas yakni Kepala Keluarga (KK) termasuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kemensos. Daerah dapat melakukan usulan penambahan dengan catatan KK non program sembako, KK non Program Keluarga Harapan (PKH), KK non Prakerja-non DTKS dan By Name By Address, By NIK dan By Nomor Telepon. “Daerah dapat mengusulkan tambahan penerima karena daerah yang tahu situasi masyarakatnya, sebagaimana penjelasan dari Mensos,” ungkap Surbakti.
Leornad Surbakti menjelaskan adapun mekanisme pelaksanaan Bansos Tunai ini di antaranya Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) sebagai acuan sasaran penerima Program Bansos Tunai disiapkan Pusdatin Kementerian Sosial.Selanjutnya alokasi awal Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Bansos Tunai per Kabupaten/kota oleh Kemensos mengirimkan usulan calon KPM Bansos Tunai kepada kemensos melalui persetujuan Bupati/Walikota dan diketahui Gubernur dan penetapan KPM Bansos Tunai oleh Kemensos. (t/s**)









.jpeg)











