Andaliman, Horas, Danau Toba, Ulos Dijadikan Nama Merek Beras Bulog Sumut
18 Mei 2020 - 23:31:27 WIB | Dibaca: 4062x
Medan (SIOGE) - Guna menunjukkan ciri khas Sumatera Utara, Perum Bulog Kanwil Sumut memberi nama-nama beras jenis premium dan medium produksi daerah ini dengan nama buah, danau, gunung dan tenunan serta salam orang Sumut.
"Ada 6 merek beras tersebut untuk beras pengadaan dalam negeri yang dibeli dari petani atau pengepul dan kilang padi mitra Bulog Sumut," ungkap Kepala Perum Bulog Kanwil Sumut Arwakhuddin Widiarso kepada wartawan, Sabtu (16/5).
Disebutnya, 6 merek beras itu menunjukkan nama-nama yang ada di Sumut, biar lebih khas dan famili yakni Andaliman (sejenis rempah-rempah untuk bumbu makanan Raja-raja Batak), Danau Toba yakni danau di Sumut, Bukit Barisan (nama daerah pegunungan yang membentang sepanjang Sumut), Horas Hita (ucapan khas suku Batak), Ulos (ciri khas tenunan milik orang Batak) dan Dua Kuala (2 tempat di Sumut).
"Nama-nama merek beras itu agar lebih familiar dan lebih khas dan menunjukkan nama-nama yang ada di daerah kita Sumut," ungkapnya.
Menurutnya, saat ini belum semua jenis beras tersebut diproduksi, karena masih tahap proses untuk memberikan beras yang baik dan berkualitas. Namun saat ini produksi beras merek Bukit Barisan sudah disalurkan sebagai beras bantuan kepada masyarakat terdampak Covid-19 oleh Pemkab Deliserdang yang membelinya dari Bulog Sumut.
"Mudah-mudahan dalam waktu dekat Perum Bulog Kanwil Sumut sudah dapat memproduksi 6 merek beras tersebut dan memperkenalkannya kepada warga Sumut," ujarnya.
Enam merek beras itu sudah dilaunching saat HUT ke-53 Bulog di Medan tanggal 11 Mei 2020 di Kantor Bulog, Jalan Gatot Subroto Medan. Kegiatan hanya diikuti internal dan kalangan terbatas yaitu karyawan/karyawati, jajaran SPI Regional I Medan. Selain itu, perwakilan KC Medan, dengan berbuka puasa bersama Ramadan 1441-H. Pembatasan dilakukan untuk menghindari keramaian seperti anjuran pemerintah pada masa pandemi Covid-19 saat ini.
Di acara syukuran dan berbuka puasa bersama itu, peserta tetap diwajibkan memakai masker dan penerapan social physical. (sib/s1)



.jpeg)


















