Jelang New Normal, Ibadah Minggu HKBP Pearaja Tarutung Berjalan Lancar, Jemaat Gunakan Masker
31 Mei 2020 - 16:30:02 WIB | Dibaca: 3628x
Taput (SIOGE) - Pemerintah Kabupaen Tapanuli Utara memulai uji coba kebaktian Minggu dengan mengikuti aturan prosedur standar tatanan baru new normal berhasil dilaksanakan di Gereja Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Pearaja Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara, Minggu (31/5/2020).
Ibadah Minggu tersebut bertepatan dengan pesta turunnya Roh Kudus dipimpin Ephorus HKBP Pdt DR Darwin Lumbantobing dan liturgist oleh Praeses HKBP Distrik II Silindung Pdt Sarman Naibaho di hadiri Bupati Taput Nikson Nababan dan Ketua TP PKK Satika Simamora, Kapolres AKBP Jonner Samosir dan istrinya Christina Simanjuntak, Sekjen HKBP Pendeta Farel Sibuea serta sejumlah OPD.
Dalam masa New Normal, penerapan protokol kesehatan dilakukan dimulai dari cuci tangan, pemeriksaan kondisi suhu tubuh, dan wajib pakai masker. Semua dilakukan kepada jemaat sebelum memasuki rumah ibadah, dan juga selama kebaktian jemaat wajib menggunakan masker.
Selain itu, untuk menjaga phisical dan social distancing salah satu aturan protokol kesehatan aturan duduk ditata menggunakan sistem 2-1 yakni satu bangku panjang diisi dua jemaat. Kemudian bangku dibelakangnya hanya diisi satu jemaat demikian seterusnya hingga bangku paling belakang.
Tampak ibadah Minggu berlangsung tertib dan khidmat, usai itu seluruh jemaat saat pulang tangannya disemprot hand sanitizer.
Bupati Taput Nikson Nababan menegaskan ibadah di Gereja HKBP Pearaja menjadi 'rule model' bagi tempat ibadah lainnya. Ibadah di gereja lain akan dibuka minggu depan, termasuk ibadah di Mesjid buat umat Muslim.
Rangkaian kegiatan beribadah di Gereja HKBP Pearaja Tarutung dilaksanakan menuruti ketentuan protokol kesehatan Covid-19 yaitu jaga jarak, cuci tangan, pake masker dan memakai hand sanitizer sebelum masuk gedung gereja yang disediakan di depan pintu masuk.
Penerapan jaga jarak dilakukan dengan mengatur duduk jemaat peserta ibadah dari biasanya satu kursi pabjnag diduduki tujuh orang kali ini hanya satu dan dua orang sistem zig zag.(t/red)













.jpg)








