Memprihatinkan, Warga Desa Serdang Berharap Jembatan Sungai Serdang Segera Diperbaiki
13 Juni 2020 - 10:57:03 WIB | Dibaca: 4286x
Deliserdang (SIOGE) - Warga Desa Serdang Kecamatan Beringin Kabupaten Deliserdang, meminta jalan di samping jembatan lintasan Kereta Api (KA) di Dusun I Desa Serdang diperbaiki. Hal tersebut disampaikan warga saat menggelar musyawarah desa di Balai Desa Serdang yang dihadiri puluhan warga perwakilan masyarakat yang potensinya sebagai pemerhati desa, Jumat (12/6/2020).
Andika Hutabalian(41) salah satu warga yang juga tokoh masyarakat menjelaskan kepada sioge.com bahwa warga sangat berharap agar jembatan itu diperbaiki lantaran sudah sangat tidak layak sehingga membahayakan keselamatan warga yang melintas. Disamping itu, mereka juga menyebut jembatan ini sangat penting/vital karena jembatan ini satu-satunya akses menuju Desa Durian yang menjadi lokasi pertanian warga sekitar sejak puluhan tahun hingga saat ini.
"Jembatan yang rusak sangatlah memperihatinkan karena jembatan ini digunakan warga sekitar sebagai penghubung ke Desa Durian Kecamatan Pantailabu sekaligus mengangkut hasil pertanian menggunakan sepeda motor kalau jembatan tersebut tidak bisa digunakan karena rusak kami (warga) harus memutar jauh dari jembatan Desa Araskabu", ucap Andika
Menanggapi keluhan warga Kepala Desa (Kades) Serdang Henri Habeahan yang juga hadir dimusyawarah Desa menjelaskan, keluhan warga terkait jembatan yang rusak saya terima namun urusan perbaikan jembatan penyebrangan merupakan tanggung jawab PT.KAI sebab anggaran dana Desa tidak dikucurkan untuk memperbaiki jalan tersebut lantaran jembatan itu merupakan aset dari PT.KAI.
Akan tetapi untuk memperbaiki jembatan tersebut Henri mengajak warga untuk bahu membahu mengumpulkan dana secara patungan terutama bagi warga yang sawahnya berada di desa sebrang (Desa Durian).
"Gimana kalau kita bahu membahu patungan dana untuk memperbaiki jembatan ini nanti ditambah lagi dari swadaya masyarakat termasuk saya dan staf desa dengan uang pribadi tanpa harus menggunakan dana desa", ajak Henri. (Feri)






















