Medan (SIOGE) - Menyikapi kekhawatiran warga yang tinggal di bantaran sungai, Anggota Komisi IV DPRD Medan Syaiful Ramadhan mendesak Pemko agar segera membuat “early warning system” atau sistem peringatan dini kepada masyarakat di sepanjang bantaran sungai sehingga dapat melakukan persiapan ketika air sungai naik secara cepat.
Sudah bertahun-tahun penanganan banjir di Kota Medan tidak memiliki konsep yang jelas. Masyarakat di pinggir sungai sepertinya dibiarkan begitu saja. Untuk itu Pemko Medan diharapakn segera menerapkan early warning system, ujarnya kepada wartawan, Rabu (15/7).
Politisi PKS itu mengatakan sistem peringatan dini sangat perlu diterapkan untuk mengantisipasi ancaman kepada warga saat terjadinya air pasang di sungai secara tiba-tiba. Hal itu juga sebagai upaya meminimalisir korban materil dan jiwa. "Naiknya permukaan air sungai di Kota Medan tidak serta merta karena hujan yang terjadi di kota Medan tetapi bisa juga karena hujan di hulu sungai, sehingga sistem peringatan dini ini sangat perlu segera diterapkan," tegasnya.
Disampaikannya, pihaknya prihatin atas musibah banjir akibat luapan air sungai yang terjadi di beberapa kecamatan di Kota Medan di antaranya di Medan Selayang, Medan Johor dan Medan Baru. Pihaknya mengharapkan para korban banjir di tiga kecamatan tersebut diberi kesabaran dan kekuatan menghadapi musibah ini. Pihaknya juga meminta Pemko Medan segera memberikan bantuan yang dibutuhkan korban. (s1)