Hafizah Nur Ginting Juara Pertama Lomba Baca Puisi Online Menyambut Hari Jadi ke-430 Kota Medan
21 Juli 2020 - 20:49:51 WIB | Dibaca: 4515x
Medan (SIOGE) - Hafizah Nur Ginting dari Medan keluar sebagai juara pertama Lomba Baca Puisi Online dalam rangka menyambut Hari Jadi ke-430 Kota Medan sedangkan juara kedua diraih Mawardah dari Kabupaten Deli Serdang juara tiga Putri Alfia Siregar dari Medan.
Para juara mendapat hadiah yang diserahkan langsung Plt Wali Kota Medan Ir H Akhyar Nasution MSi di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota Jalan Sudirman Medan, Selasa (21/7). Dengan juara 1 mendapatkan tropi dan uang pembinaan senilai Rp 1,5 juta dan juara 2 mendapatkan tropi dan uang pembinaan senilai Rp 1 juta serta juara tiga mendapatkan tropi dan uang pembinaan senilai Rp 500 Ribu.
Dalam sambutannya Plt Wali Kota Medan mengapresiasi kegiatan tersebut. Ia menilai dapat mendorong dan memotivasi para pelaku seni, terutama puisi untuk terus berkarya dan berkreatifitas. Soalnya Kota Medan selama ini dikenal kaya akan seni. Kehidupan seni harus dibangkitkan kembali, soalnya seni merupakan roh sebuah kota.
Dihadapan seluruh peserta dan sejumlah pengunjung yang menyaksikan babak finalis, Akhyar mengatakan, Kota Medan kaya akan seni. Tidak hanya puisi, juga seni lainnya seperti lukis, teater, tari maupun musik. "Melalui kegiatan ini kita ingin mendorong para seniman untuk terus berkarya. Sebab, seni merupakan roh sebuah kota," kata Akhyar.
Lebih jauh Akhyar menjelaskan, kota-kota besar di dunia berhasil maju dan berkembang karena seninya berjalan dengan baik sehingga memiliki peradaban kota. Dikatakannya, umumnya kota-kota besar itu memiliki gedung kesenian yang representatif sehingga dapat menggairahkan para pelaku seni untuk berkarya dan berkreasi. Oleh karenanya jika Pemerintah Provinsi Sumut menyerahkan Taman Budaya Sumatera Utara (TBSU) kepada Pemko Medan, jelas Akhyar, akan direnovasi menjadi gedung kesenian yang benar-benar representatif.
Akhyar selanjutnya mengungkapkan, digelarnya lomba baca puisi di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota sebagai implementasi Pemko Medan peduli dengan dunia seni. "Kita mendukung penuh para pelaku seni untuk terus berkarya dan berkreasi sesuai dengan bidang seni yang mereka lakoni. Silahkan tunjukan ekpresi dan kemampuan berkesenian masing-masing. Semoga nilai-nilai seni terus berkembang sehingga Medan kota yang kita cintai bersama ini menjadi kota yang berkarakter," harapnya.
Di sela-sela babak finalis berlangsung, suasana haru sempat menggelayuti perasaan Akhyar. Panitia lomba tiba-tiba mengeluarkan nasi tumpeng sebagai bentuk ungkapan rasa syukur dan suka cita, sebab Akhyar hari itu genap berusia 54 tahun. Didampingi Kadis Pendidikan Kota Medan Adlan serta panitia lomba, Akhyar pun memotong nasi tumpeng yang diikuti dengan pembacaan doa.
Lomba baca puisi online ini diikuti sekitar 122 peserta yang berasal dari seluruh Indonesia. Setelah dewan juri melakukan penilaian ditetapkan 10 peserta masuk babak final. Ada pun 10 peserta itu berasal dari Pulau Jawa dengan jumlah 2 peserta, Medan ( peserta), Binjai (1 peserta), Deli Serdang (1 peserta) serta Serdang Bedagai (1 peserta). Setelah dilakukan penilaian, dewan juri akhirnya menetapkan Hafizah Nur Ginting dari Medan sebagai juara pertama dan selanjutnya.
Akhyar selanjutnya membagikan langsung tropi dan uang pembinaan kepada masing-masing pemenang seraya berpesan agar terus berkarya untuk menghasilkan puisi-puisi terbaik.(rel)












