Hasyim SE : Penambahan Anggaran Bawaslu Rp.1,4 Miliar Harus Sesuai Kebutuhan
22 Juli 2020 - 22:14:07 WIB | Dibaca: 2839x
Medan (SIOGE) - Penambahan anggaran yang diajukan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Medan sebesar Rp.4,1 miliar untuk Alat Pelindung Diri (APD) tidak menjadi masalah. Karena pada masa pandemi Covid-19 ini, semua pihak harus menerapkan protokol kesehatan agar aman.
Bawaslu merupakan bagian dari penyelenggara pemilu yang juga harus menerapkan protokol kesehatan, seperti penggunaan handsanitizer, masker, sarung tangan, menjaga jarak dan lainnya, ujar Ketua DPRD Medan, Hasyim SE kepada wartawan, Rabu (22/7) menanggapi pengajuan penambahan anggaran oleh Bawaslu.
“Sebelum Covid-19 merebak, Bawaslu tidak menganggarkan pengadaan APD untuk Pilkada 2020. Nah, untuk sekarang ini memang sangat dibutuhkan untuk menjaga kesehatan di tengah pandemi covid-19,” ujarnya.
Untuk tambahan anggaran sebesar Rp.4,1 miliar, pimpinan dewan ini menilai cukup besar. “Harus dilihat dulu apa saja kebutuhannya, berapa banyak petugas yang menggunakannya. Mungkin juga ini untuk Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam), tapi harus jelas dirincikan berapa banyak yang menggunakannya,” ujar Politisi PDI Perjuangan ini.
Diminta Pemko Medan mengkaji lebih dalam kebutuhan-kebutuhan Bawaslu, karena banyak juga kebutuhan untuk bantuan sosial ke masyarakat yang terdampak Covid-19,'' sebut Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Medan ini.
Sebelumnya dalam RDP di Komisi I, Bawaslu Kota Medan mengajukan tambahan anggaran ke Pemko sebesar Rp.4,1 miliar untuk APD. Hal ini disampaikan Ketua Bawaslu Kota Medan, Payung Harahap. Disebutkannya APD ini untuk 4 tahapan hingga berlangsung Pilkada Medan di Desember nanti. "APD ini seperti topi, handsanitizer, masker, untuk pelindung muka,” ujarnya. (s1)



.jpg)








