Medan
Anggota Pansus Covid-19 DPRD Medan Nilai Ada Kelalaian RS Pada Insiden Bunuh Diri
06 Agustus 2020 - 21:31:36 WIB | Dibaca: 2859x
Medan (SIOGE) - Anggota Panitia Khusus (Pansus) Covid-19 DPRD Medan Afif Abdillah menilai ada kelalaian pihak rumah sakit sehingga insiden peristiwa bunuh diri pasien Covid-19 di RS Royal Prima terjadi.
"Kelalaian pihak rumah sakit pasti ada. Pasti ada kelalaian," ujarnya kepada wartawan, Kamis (6/8). Namun, ia menyebut pihak rumah sakit akan beralasan bahwa pasien lompat atau bunuh diri dari ventilasi udara. "Paling itu alasan mereka, tapi yang kita sayangkan harusnya ada minimal penjagaan. Sudah ada kejadian seperti ini pernah terjadi di Kota Medan, minimal dibuat tralis besinya atau jerjak," ujarnya.
Ketua DPD Partai Nasdem Kota Medan ini memprediksi pasien positif Covid-19 melakukan aksi bunuh diri karena prustasi. "Bisa jadi stres karena terlalu lama, pasrah atau bagaimana kita gak tahu," sebutnya.
Meski diakuinya, fasilitas yang dimiliki RS Royal Prima dalam menangani pasien Covid-19 sudah cukup baik apabila dibandingkan dengan rumah sakit lain. "Di sana, setiap ruangan isolasi ada penjernih ruangan. Di sisi lain RS Royal Prima sebenarnya sudah oke untuk menangani pasien Covid-19 dibanding yang lain," ucapnya.
Seperti diketahui, seorang pasien dengan konfirmasi positif Covid-19 melakukan aksi bunuh diri dengan cara melompat dari lantai 12 Rumah Sakit Royal Prima, Medan, Rabu (5/8). Akibatnya, korban tewas dengan kondisi yang cukup mengenaskan. (s1)