Paul Mai Anton Simanjuntak: Surat Dinkes Agar Menunda Sinode Godang HKBP Kurang Tepat
20 Agustus 2020 - 21:07:06 WIB | Dibaca: 3105x
Medan (SIOGE) - Surat Dinas Kesehatan Kota Medan kepada Praeses HKBP Distrik X Medan-Aceh terkait permintaan penundaan kegiatan Sinode Godang yang rencananya akan dilaksanakan 24-25 Agustus 2020 di Wisma Mahinna Jalan Rela Sidorejo Medan Tembung, dirasa kurang bijaksana.
Akan lebih baik kalau surat itu dibuat dengan perintah agar para peserta Sinode Godang kalau meneruskan kegiatan, hendaknya mematuhi protokol kesehatan agar tidak terjadi penyebaran Covid-19, ujar Anggota DPRD Medan Paul Mei Anton Simanjuntak SH kepada wartawan, Kamis (20/8) via selularnya.
Disebutkan Politisi PDI Perjuangan itu, memang untuk mengurangi penyebaran Covid-19, hendaknya seluruh masyarakat tidak melaksanakan kegiatan yang berskala besar atau mengumpulkan orang dalam jumlah besar. Namun kalau memang harus dilaksanakan, hendaknya seluruh peserta tetap mematuhi protokoler kesehatan seperti mengenakan masker, menjaga aturan sosial distancing, mencuci tangan, memakai handsanitizer dan memeriksa suhu badan.
Sebisanya, persidangan dipersingkat agar semakin sedikit interaksi antar orang di Sinode Godang tersebut. Hal itu juga bisa mengurangi kemungkinan terjadinya penyebaran Covid-19, ujar Bendahara F-PDI Perjuangan itu.
Namun, untuk melarang atau menyuruh menunda, bukanlah domain Dinkes. Yang bisa dilakukan hanya menyarankan agar patuh terhadap protokoler kesehatan. Bisa dilihat, ujarnya, mall, plaza, diskotik, pasar dan lainnya juga sudah dibuka. Tempat seperti itu sangat banyak orang berkumpul. Kenapa hanya untuk melakukan sinode godang, diminta untuk ditunda, ujarnya.
Setiap orang harus benar-benar patuh dan saling menjaga agar penyebaran Covid-19 bisa diminimalisir. Ajakan yang bijaksana adalah menjaga penyebaran Covid-19 dengan melakukan sosial distancing dan menjalankan protokoler kesehata, pungkasnya. (s1)












.jpg)








