Tuntut Perbaikan Jalan, Warga Martubung Aktifkan Porta Tolak Truk Kontainer
11 September 2020 - 21:05:06 WIB | Dibaca: 2856x
Medan (SIOGE) - Ratusan warga Martubung di Kecamatan Medan Labuhan, Kota Medan, Sumatera Utara turun ke jalan dengan mengaktifkan portal atau palang yang sehari sebelumnya telah terpasang, bertujuan untuk menghalangi masuknya kendaraan tertentu, penyebab rusak parahnya ruas dan badan Jalan Pancing.
"Kami tidak ada unsur apa-apa, hanya meminta agar depo kontainer dipindah, serta perbaiki jalanan rusak semulus mungkin," ujar salah satu warga.
Pantauan dilapangan, Jumat (11/9/2020), warga memblokade dengan membuat portal akses masuk di jalan Pancing menuju Griya Martubung. Selain itu, Jalan menuju Griya martubung banyak didapati lubang-lubang besar dibadan jalan yang bisa berdampak kepada pengguna jalan.
Danu salah satu warga ketika diwawancarai sioge mengatakan mereka mendirikan portal agar depo kontainer dipindahkan, akibat mobil kontainer jalan rusak parah.
"Warga sengaja memberi portal jalan agar mobil yang membawa beban melebihi kapasitas seperti mobil truk kontainaer tidak dapat lewat. Akibat mobil melebihi tonase itu jalan akses menuju ke martubung rusak parah," ungkapnya.
Menyikapi aksi warga Kelurahan Besar tersebut, unsur Muspika diantaranya Camat Medan Labuhan,Rudi Asriandy dan Kapolsek Medan Labuhan, Kompol Edi Safari SH turun ke lokasi.
Dalam kesempatan itu, Camat Medan Labuhan mengatakan, atas bantuan pihak pengusaha, dalam waktu dekat, kerusakan parah Jalan Pancing, Kelurahan Besar segera diperbaiki, dan pada (Sabtu, 12/9/2020) akan dilakukan peninjauan oleh pihak instansi terkait.
Pernyataan Camat Medan Labuhan yang disampaikan dengan pengeras suara itu, akhirnya menimbulkan keributan, massa, khususnya ibu rumah tangga marah, mereka berteriak histeris, "tolak", "usir mereka" , karena menurut warga, penyebab terjadinya kerusakan Jalan Pancing, Martubung adalah truk bertonse tinggi, milik pengusaha yang mendirikan depo truk pengangkut kontainer di kawasan pemukiman penduduk.
Menyikapi keributan tersebut, Kapolsek Medan Labuhan kemudian menegaskan, bahwa perbaikan Jalan Pancing, akan dilakukan oleh pemerintah, dan pihak dinas pekerjaaan umum, pada Sabtu (12/9/2020) akan melakukan peninjauan.
Selain itu, portal yang telah dipasang di Simpang Jalan KL Yos Sudarso-Martubung tetap diaktifkan. Sekira pukul 18.30 WIB, secara berangsur-angsur massa membubarkan diri dengan tertib.
Akibat aksi seratusan warga Kelurahan Besar tersebut, yang ditonton oleh puluhan warga sekitar maupun yang kebetulan melintas, arus lalu lintas di Jalan KL Yos Sudraso dan Jalan Pancing mengalami gangguan, terjadi antrian panjang berbagai jenis kendaraan bermotor, khususnya yang keluar dari Jalan Pancing mengarah ke Jalan KL Yos Sudarso, Medan Labuhan.(amit)



.jpg)








