Banyak Guru Gaptek, DPRD Medan: Dinas Pendidikan Harus Mampu Berinovasi Sukseskan Belajar Daring
22 September 2020 - 22:43:21 WIB | Dibaca: 2862x
Medan (SIOGE) - Sistem belajar Daring yang dilakukan di masa pandemi Covid-19 harus dibarengi dengan inovasi dan kreatifitas dari para guru dan Dinas Pendidikan Kota Medan.
Banyak guru-guru di sekolah yang sudah tua dan gagap teknologi (Gaptek) sehingga banyak yang hanya mengirimkan tugas kepada para murid tanpa ada bahan ajaran dan penerangan tentang pelajaran tersebut,” ujar Anggota Komisi II DPRD Medan Janses Simbolon SE kepada wartawan, Senin (21/9/2020) di ruang kerjanya.
Para guru yang sudah tua itu bukannya malas menerangkan dengan sistem Daring, namun ketidakmengertian mereka menggunakan teknologi sekarang sehingga hanya mampu mengirimkan tugas tanpa menerangkan, ujar Politisi Hanura itu.
Akibatnya, orangtua siswa yang mendampingi anaknya dalam proses belajar mengajar sistem Daring menjadi kewalahan. Apalagi orangtua yang pendidikannya rendah, akan kesulitan membantu anaknya belajar, ujar Sekretaris F-Gabungan Hanura, PSI dan PPP itu.
Dinas Pendidikan Kota Medan harus tanggap terhadap hal ini dan mencarikan solusinya. Dinas Pendidikan Kota Medan harus mampu berinobasi untuk menyukseskan belajar Daring ini, ujarnya. Setidaknya, Dinas Pendidikan memberikan pelatihan terhadap semua guru agar mampu menggunakan IT dalam proses belajar mengajar Daring.
Atau, setidaknya Dinas Pendidikan membuatkan video pengajaran yang nantinya akan dibagikan ke semua sekolah untuk dibagikan kepada para siswanya masing-masing, ujar Janses sembari menambahkan, hal itu akan mempermudah para guru dalam melaksanakan sistem belajar Daring ini.
Dikhawatirkan nantinya, generasi penerus bangsa ini akan kekurangan ilmu, kalau tidak disikapi secara serius sistem belajar ini. “Generasi penerus bangsa ini menjadi tanggungjawab kita untuk mendidiknya sehingga menjadi orang-orang yang mampu menjadi pemimpin bangsa ini di masa mendatang,” pungkasnya. (s1)



.jpg)








