Pelayanan Bank BRI Simpang Pos Dikeluhkan, Sibuk Layani Warga Urus UMKM Nasabah Lainnya Diabaikan
28 Oktober 2020 - 16:51:38 WIB | Dibaca: 4396x
Medan (SIOGE) - Sejumlah nasabah keluhkan pelayanan Bank BRI Unit Simpang Pos yang dinilai tidak profesional dalam bekerja. Nasabah yang datang pukul 9.00 WIB tidak diizinkan melakukan transaksi dengan alasan sibuk melayani warga yang mengurus rekening untuk pengurusan UMKM.
“Hanya gara-gara warga yang mengurus rekening untuk UMKM, nasabah yang sudah lama di BRI ditelantarkan,” ujar salah seorang nenek, Br Kembaren kepada wartawan, Rabu (28/10/2020).
Kepada wartawan, nenek 3 cucu itu menyebutkan dirinya hendak mengurus uang di rekening suaminya yang sudah meninggal Pebruari lalu. Sudah beberapa kali datang namun berkasnya masih ada kurang. Setelah semua lengkap, Selasa (27/10/2020), istri pensiunan PNS itu datang pukul 9.00 WIB ke BRI Unit Simpang Pos untuk mengurus uangnya.
Namun sesampainya di bank, petugas Satpam yang berada di dekat pengambilan nomor antrian menyatakan, untuk pengurusan tidak bisa lagi karena sudah banyak orang yang mengurus UMKM. “Ibu datang saja Senin depan ya. Cepat datangnya bu, biar jangan terlambat. Mereka ini semua datangnya jam 7.00 WIB makanya masih bisa,” ujarnya seraya menyuruh nenek itu pulang.
Karena sudah tua, si nenek tersebut minta tolong karena ada yang mau dibayar besok, jadi uang itu perlu sekali diambil. Namun petugas tetap tidak mengizinkan dengan alasan tidak sempat lagi karena sudah penuh antrian warga yang mengurus UMKM.
Si nenek yang datang bersama anaknya sempat protes, karena datang pagi-pagi, namun sudah tidak diizinkan mengurus uangnya. “Seharusnya, bapak kasih nomor antrian dulu sama ibu ini. Persoalan nanti ga sempat lagi karena kelamaan, itu sudah resikonya,” ujar anak ibu tersebut.
Namun petugas tetap tidak mau memberikan nomor antrian dan menyuruhnya pulang dan datang pada Senin pekan depan, karena kebetulan Rabu-Minggu libur.
Sejumlah nasabah yang ada di sekitar lokasi sempat berkomentar, tidak profesionalnya kinerja petugas di Bank BRI Unit Simpang Pos tersebut. Kalaupun banyak warga yang mengurus UMKM, hendaknya nasabah yang sudah lama jangan ditinggalkan. Apalagi nasabah yang datang adalah nenek-nenek yang sudah janda, ujar mereka lagi.
Artinya, ujar nasabah lain, kalau ada warga mengurus rekening UMKM, pihak BRI Simpang Pos harusnya membuka antrian khusus. Nasabah lama ada jalurnya, nasabah baru khusus UMKM ada juga jalurnya, sehingga semua terlayani, ujarnya.
Akhirnya, karena tidak bisa mengurus uangnya hari itu, Nenek Br Kembaren itu pulang dengan kecewa.
Sementara itu Pimpinan Bank BRI Simpang Pos, Yudi saat dikonfirmasi via selularnya, Rabu (28/10/2020) minta maaf atas pelayanan yang kurang menyenangkan. Hal itu karena saat ini pihaknya sedang mengurusi warga terkait bantuan pemerintah. (s1)



.jpg)








