Komisi IV Berharap Keberadaan BTS Tidak Membuat Kemacetan Baru di Kota Medan
17 November 2020 - 19:54:50 WIB | Dibaca: 3160x
Medan (SIOGE) - Pengoperasian layanan bus kota Trans Metro Deli yang mengusung konsep Buy The Service (BTS) diharapkan tidak membuat kemacetan baru di Kota Medan. Apalagi melihat jalan di Kota Medan yang sudah sangat padat setiap saat dan tidak adanya jalur khusus BTS yang dibuat Kementerian Perhubungan dan Pemko.
Kondisi yang ada saat ini, jalanan di Kota Medan sudah cukup macet karena banyaknya kendaraan dan sempitnya jalan, ujar Ketua Komisi IV Paul Mei Anton Simanjuntak SH dan Edwin Sugesti secara terpisah, Selasa (17/11/2020) menanggapi mulai beroperasinya BTS di Kota Medan sejak Senin kemarin.
Keberadaan BTS dengan memakai bus besar dikhawatirkan akan menambah kemacetan jalan yang sudah macet. Apalagi BTS tidak dilengkapi dengan jalur khusus seperti Trans Jakarta sehingga dalam pengoperasiannya di jalanan akan bersaing dengan kendaraan lain yang lebih kecil, ujar Paul MA Simanjuntak.
“Dengan bertambahnya armada bus di jalanan, pasti akan menambah beban dan kepadatan. Hal itu harus diantisipasi Kementerian dan Dinas Perhubungan Medan. Jangan nantinya, maksud hati memberi layanan transportasi kepada masyarakat agar lebih baik, tetapi justru menambah potensi keruwetan jalan,” ujar Politisi PDI Perjuangan itu.
Hal senada diungkap Edwin Sugesti yang menyebutkan, penambahan jenis trasportasi darat di Kota Medan sangat disyukuri. Ada harapan, dengan adanya BTS diharapkan bisa membantu masyarakat dengan layanan yang baik dan lebih murah.
Namun untuk penambahan transportasi seharusnya ditunjang dengan sarana pendukung agar bisa berjalan lancar dan sesuai dengan yang diharapkan. Jangan sampai nanti, adanya penambahan transportasi layanan ini justru menambah kemacetan jalan di Kota Medan.
Kementerian dan Dinas Perhubungan diharapkan sudah mempersiapkan halte, rambu, bahkan jalur khusus untuk beroperasinya BTS. Karena dikhawatirkan BTS dengan layanan bus besar justru menambah beban sempitnya jalan, ujar Politisi PAN itu.
Sementara itu, Kadis Perhubungan Kota Medan Iswar saat rapat R-APBD 2021 kemarin mengatakan program ini datang dari Kementerian Perhubungan untuk melayani masyarakat Kota Medan dengan harapan bisa mengurangi kemacetan jalan. Maksudnya, dengan adanya bus ini, diharapkan akan mengurangi jumlah kendaraan di jalanan karena para pemilik kendaraan bisa memilih trasportasi BTS yang lebih nyaman.
Untuk jalur khusus, Kadis mengatakan belum ada dibuat menimbang jalanan di Kota Medan tidak terlalu lebar. “Tidak ada tempat lagi kalau dibuat jalur khusus seperti Trans Jakarta,” ujarnya. Untuk sarana penunjang lainnya, akan dilakukan secara bertahap, pungkasnya. (s1)



.jpg)








