Medan (SIOGE) - Plt Ketum Ikatan Mahasiswa Hukum Al-Azhar (IMAHA) Khairul Imam Tanjung harapkan Kepala Desa transparan dan tepat sasaran dalam realisasi Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa T.A 2020 untuk masyarakat yang terdampak virus corona (Covid-19).
"Desa merupakan salah satu Tonggak pemerintah dalam pembangunan Bangsa, sebagaimana yang telah dikonsepsikan dalam Nawacita Bapak Jokowi pada periode pertama kabinetnya sampai periode yang kedua tentunya kebijakan, program dan anggaran yang berkucuran ke desa semenjak berlaku nya UU Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Desa tentunya menjadi buah perhatian serius,” ungkap Khairul kepada wartawan, Selasa (24/11/2020).
Ia juga mengatakan, pembagian BLT Dana Desa harus dilakukan hati-hati dan terbuka atas segala potensi pertambahan penerima manfaat. Penyalurannya juga harus dijamin merata agar tidak menimbulkan masalah lanjutan.
"Berdasarkan Permendes No. 7 Tahun 2020 Tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa T.A 2020 sudah dijelaskan besaran nominal yang diperuntukkan bagi warga yang terdampak pandemi Covid-19 dan/atau masuk Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Akan tetapi, calon penerima BLT dana desa adalah mereka yang tidak pernah tercatat sebagai penerima bantuan," ucap Plt Ketum IMAHA Medan itu.
Khairul Imam Tanjung juga berharap seluruh Kepala Desa memperhatikan kesehatan masyarakat dalam pembagian/penyaluran BLT Dana Desa tersebut agar terhindar dari virus covid19 ini.(rel/s)