Ketum DPP HBB: Kita dukung TNI dan Polri Tindak Tegas Para Pelanggar Hukum Mengganggu Keutuhan NKRI
09 Desember 2020 - 09:28:14 WIB | Dibaca: 3042x
Medan (SIOGE) - Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Horas Bangso Batak (Ketum DPP HBB), Lamsiang Sitompul, SH.MH, mendukung TNI dan Polri melakukan tindakan yang tepat dan cepat, untuk setiap kali ada gangguan keamanan yang muncul, di tengah Masyarakat” ucap Lamsiang Sitompul, ketika ditanyai wartawan pendapatnya, tentang tindakan penembakan terhadap enam orang anggota salah satu Organisasi Masyarakat (Ormas), yang terjadi di Jalan Tol Jakarta-Cikampek-km 50, pada Senin (07/12) dini hari. Demikian Rilis Beita yang diterima Sioge.com, melalui Whatsapp (Wa), Selasa (8/12).
Lebih lanjut dikatakan Lamsiang “Terduga, keenam orang tersebut terpaksa ditembak, karena menyerang anggota Polisi. Terutama adanya upaya-upaya yang diduga mengganggu keamanan secara Nasional” ucapnya.
Informasi yang kini terus berkembang tersebut, menurut Lamsiang sudah merupakan langkah yang tepat dari pihak kepolisian. Pasalnya, sesuai dengan keterangan yang disampaikan pihak kepolisian, ada upaya sekelompok orang tersebut, ingin melakukan penyerangan terhadap anggota Polisi, yang sedang melakukan tugas saat itu” ucapnya. Dibuktikan, dari informasi yang diketahui, ada ditemukan sejumlah senjata tajam dan bahkan senjata api di tempat kejadian perkara (TKP). Kan sudah jelas, adanya upaya ingin menyerang aparat kepolisian. Tentu ada kondisi tertentu yang menjadi pertimbangan bagi kepolisian, untuk mengambil langkah tegas tersebut," ucapnya. Selanjutnya Lamsiang mengatakan, “Dalam hal ini, diharapkan juga kepada para tokoh-tokoh publik, agar tidak semakin memperkeruh situasi. Tetapi harus lebih memberikan pencerahan, kepada Masyarakat, agar kiranya situasi tetap aman, kondusif dan terjaga dengan baik. Juga harus turut memberikan dukungan kepada kepolisian dan TNI, untuk melakukan proses hukum selanjutnya dengan profesional dan sesuai dengan porsi hukum yang berlaku di Negara Kesatuan Repulik Indonesia (NKRI).
Dan dari sisi kemanusiaan, kita merasa prihatin. Namun dengan adanya informasi bahwa oknum-oknum pelaku yang ditembak tersebut, adalah pengikut Habib Riziq Syihab, ada baiknya pemimpinnya menyerahkan diri kepada aparat hukum. Jika memang tidak bersalah, tentu tidak akan dihukum. Tidak perlu lari dari pemanggilan kepolisian, untuk menjalani proses-proses hukum yang berjalan, sehingga tidak menimbulkan persoalan-persoalan baru lagi di tengah masyarakat," ucapnya.
Lamsiang menambahkan “Kepada Masyarakat, dihimbau untuk tidak termakan informasi-informasi yang memprovokasi. Banyaknya informasi yang beredar, bisa saja menyulut emosi Masyarakat. Namun, sesuai dengan keterangan yang diberikan Polri, tentu ini adalah tindakan kriminal, yang melakukan penyerangan terhadap petugas. Mari kita dukung Polri menangani kasus ini, dengan tetap Masyarakat melakukan aktivitas sebagaimana semestinya," ucapnya.
Lamsiang Sitompul juga pada kesempatan itu mengajak Masyarakat, untuk tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes), didalam suasana kebiasaan baru pada masa Pandemi Covid-19, seperti saat ini. Yang terjadi di seluruh dunia dan bahkan tidak luput juga terjadi di NKRI” ucap Lamsiang Sitompul. (ts)












