DPD GMNI Sumut Apresiasi Kondusifitas Pilkada Serentak di Kepulauan Nias
24 Desember 2020 - 21:13:15 WIB | Dibaca: 3173x
Nias (SIOGE) - Paulus Peringatan Gulo, Ketua DPD GMNI Sumatera Utara menyampaikan apresiasi kepada Seluruh Fasilitator Pilkada Serentak 2020, Baik itu KPU dan Bawaslu dan juga tidak lupa seluruh Aparatur Keamanan yaitu TNI-POLRI atas Sinergitas yang baik dalam menyukseskan Pilkada Serentak di kepulauan Nias.
Paulus Gulo menyampaikan bahwa dalam catatannya, Kontestasi Elektoral seperti Pilkada di Kepulauan Nias dalam Lima tahun terakhir ini cenderung rawan dan bahkan bisa menimbulkan bentuk-bentuk pelanggaran seperti kekerasan fisik dan lain-lain.
Namun di Tahun 2020 ini Paulus berpandangan bahwa Pilkada Serentak terkhusus di Kepulauan Nias berjalan dengan baik tanpa ada masalah-masalah yang berarti.
Hal ini dijadikan Paulus (yang notabenenya adalah Putra Daerah kepulauan Nias) Indikator tingkat kesuksesan jalannya Pilkada Serentak di Kepulauan Nias.
Disisi lain, Paulus juga menyampaikan Apresiasi yang tidak kalah besarnya atas kinerja dan sinergitas yang terjalin dengan apik dari pada TNI-POLRI sehingga Pesta Demokrasi ini bisa berjalan dengan stabil dan kondusif.
"Mulai dari awal masa Pilkada hingga akhirnya pengumuman hasil dari KPU, tentunya disitu kita juga bisa menilai sendiri kesigapan aparatur keamanan TNI-POLRI sebagai salah satu elemen yang juga punya peran penting dalam menciptakan Pilkada yang Kondusif dan pastinya Aman mengingat catatan Paulus soal Track Record Pelaksanaan Pilkada di Kepulauan Nias yang seringkali menimbulkan polemik tersendiri," sebutnya, Kamis (24/12/2020).
Tidak Lupa Paulus juga sangat berterimakasih untuk seluruh Elemen Masyarakat yang serta merta menyukseskan Pilkada Serentak di Kepulauan Nias ini dengan menggunakan Hak Pilih nya sembari tetap mengikuti Protokol Kesehatan yang ditetapkan Pemerintah, mengingat kita masih berada ditengah-tengah Kondisi Pandemi COVID-19.
Selanjutnya, Paulus menyampaikan harapannya agar Para Pejabat yang Terpilih untuk bersiap menatap esok hari dalam memimpin daerahnya dan melupakan segala tendensi akibat kompetisi di Pilkada serta menciptakan Iklim Politik yang Bersahabat, Demokratis, dan pastinya Bersih-Transparan.
Selain itu, ia juga mengatakan bagi para calon yang merasa ada kejanggalan supaya menempuh jalur yang legal dan demokratis serta tidak menimbulkan perpecahan maupun polemik baru di tengah masyarakat. (rel/s)






















