Antonius D Tumanggor Minta Pemko Medan Tertibkan Panti Pijat di Medan Barat
26 Desember 2020 - 18:47:15 WIB | Dibaca: 3186x
Medan (Sioge) - Anggota DPRD Medan Antonius D Tumanggor minta Tim Penertiban Usaha Pariwisata Medan dan aparat keamanan menutup panti pijat yang cukup meresahkan di Kelurahan Sei Agul Kecamatan Medan Barat.
"Sudah banyak warga yang mengeluhkan panti pijat di Sei Agul ini sebab belum pernah tersentuh aparat kelurahan, kecamatan, Satpol PP dan Dinas Pariwisata" ujarnya kepada wartawan, Sabtu (26/12/2020).
Keresahan warga itu terkait semakin maraknya usaha panti pijat yang disinyalir belum memiliki izin usaha pariwisata di Jalan Dairi, Jalan T Amir Hamzah dan Jalan Karya Rakyat. Kehadiran panti pijat yang seolah-olah 'dibiarkan' oleh aparat pemerintah setempat. Selain tidak enak dipandang mata, lokasi panti pijat itu berada di lintasan yang sering dilalui warga.
Panti pijat berdalih kusuk tradisional itu disebut-sebut mempekerjakan tukang pijat wanita yang cukup cantik dan masih muda yang terkadang tanpa sungkan menawarkan jasa bagi orang yang sedang melintas di lokasi tersebut.
Kondisi itu membuat kaum ibu resah, ujar salah seorang warga yang sering melintasi lokasi tersebut. Anehnya lagi, lampu jalan di sekitar lokasi panti pijat selalu gelap dan lampunya padam padahal Dinas Kebersihan dan Pertamanan sudah memasang panel di lokasi tersebut.
Menanggapi itu, Anggota DPRD Medan Antonius Tumanggor mendesak Dinas Kebersihan dan Pertamanan segera memindahkan panel listrik lampu jalan tersebut ke lokasi yang lebih aman sehingga bebas dari tangan jahil yang selalu memutuskannya.
Terkait panti pijat, Politisi NasDem itu menyatakan keherananya kenapa aparat pemerintahan setempat diam saja. “Kalau mereka merasa tidak mampu mengambil tindakan, sebaiknya mundur saja dari jabatannya,” ujarnya lagi.
Perlu difikirkan dari segi kenyamanan dan keamanan warga sekitar. Kehadiran tamu panti pijat yang tidak dikenal warga kerap melakukan keributan. Beberapa waktu lalu pernah terjadi tindakan kriminal yang sampai saat ini belum terungkap siapa pelakunya.
Sementara itu, menjelang akhir tahun dan suasana pandemi Covid-19 ini, Tim Penertiban Usaha Pariwisata yang dikomandoi Satpol PP sedang giat-giatnya melakukan penertiban di lapangan namun tidak pernah bertindak di kawasan Sei Agul Medan Barat. (S1)












.jpg)








