Unsur Pimpinan DPRD Medan Protes Pengadaan Meja Ruang Kerja
11 Januari 2021 - 21:52:35 WIB | Dibaca: 3051x
Medan (SIOGE) - Unsur pimpinan DPRD Medan protes dengan pengadaan meja yang ada di ruang kerja. Pasalnya, meja tersebut terbuat dari triplek meka dan terkesan bahannya tidak berkualitas.
Hal itu disebutkan Wakil Ketua DPRD Medan Ihwan Ritonga kepada wartawan di ruang kerjanya, Senin (11/1/2021). "Artinya ini proyek pengadaan. Kalau dicek harganya, kemungkinan tidak sesuai dengan kualitasnya," tegasnya
Disebutkannya, pimpinan DPRD Medan meminta kepada sekretariat agar menyediakan meja untuk penunjang kerja mereka. "Namun kalau yang begini diberikan, lihat saja kualitasnya. Boleh saja pengadaan, tapi berkualitas dan harus bermanfaat," sebut Politisi Gerindra itu sambil menunjukkan meja yang ada sejak Desember 2020.
Selain itu pihaknya juga mengkritisi pengadaan guci yang ada hampir di seluruh sudut ruangan dan ruang paripurna. "Guci itu apa manfaatnya, seperti di ruang paripurna ada 6, tumbuhannya pun tak nampak, saya pikir apa gunanya," ucapnya.
"Diawali meja dulu satu contoh proyek yang kita anggap proyek-proyek asal-asalan, asal jadi, asal buat, kalau saya bilang gak benar neh dan ada yang bilang ini mejanya cocoknya meja warung kopi," tegas Ketua DPC Gerindra Kota Medan itu.
Ditambahkannya, meja itu segera akan dikembalikan. Pihaknya juga akan mengecek berapa anggaran pengadaannya. "Artinya ini kan proyek pengadaan. Kita akan cek berapa anggarannya, Dari sekian banyak, seperti portal di depan, saya pikir tidak ada manfaatnya jika kualitasnya demikian. Belum lagi karpet dan lainnya," katanya.
Sementara itu Ketua DPRD Medan Hasyim SE ketika dimintai komentarnya membenarkan jika unsur pimpinan protes atas pengadaan meja tersebut. "Ya, saya sama kayak pak Ihwan," sebutnya singkat. (s1)



.jpg)








