Pemerhati Pemuda Kristen Minta Bupati Taput Kaji Ulang Transformasi IAKN Menjadi Untara
02 April 2021 - 22:01:19 WIB | Dibaca: 3605x
Medan (SIOGE) - Beredarnya kabar Institut Agama Kristen Indonesia (IAKN) yang berada di Tarutung akan bertransformasi menjadi Universitas Negeri Tapanuli Raya (Untara) dan kini kabarnya hampir ke tahap finalisasi di tingkat Kemendikbud. Dalam hal ini, Pemerhati Pemuda Kristen angkat bicara.
"Sangat disayangkan adanya kabar yang beredar bahwa IAKN bertransformasi menjadi Untara. Apresiasi yang besar kepada Bupati Tapanuli Utara Nikson Nababan memikirkan memajukan SDM di tanah Tapanuli melalui pendidikan. Akan tetapi, menurut hemat kami transformasi IAKN menjadi Untara tidak patut untuk dilanjutkan. Bupati Taput sebaiknya meninjau ulang serta memikirkan melalui analisa SWOT tanpa menghilangkan nilai kekristenan di Taput. Bila perlu duduk bersama dulu dengan akademisi, praktisi, serta tokoh kristen", ucap Gabarel Sinaga yang didampingi Revandes Togatorop, Deden Raldos Simatupang, kepada wartawa di Warkop Altic Medan, Jumat (02/04/2021).
Revandes Togatorop menambahkan, transformasi ini harus memikirkan generasi berikutnya atau jangka panjang bilamana IAKN menjadi Untara.
"Bayangkan saja IAKN yang di bawah kemenag saat ini akan bertransformasi menjadi Untara yang di bawah naungan Kemendikbud. Jika memikirkan untuk memajukan bisa saja IAKN dirubah menjadi UKN, Artinya dengan UKN kan bisa membuka fakultas umum selain terkait teologi. Sebagai contoh fakultas kedokteran, pertanian, teknik, hukum, dll toh bisa juga dibuka," ujarnya.
Sementara, Deden R Simatupang mencontohkan, seperti Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Medan yang bertransformasi menjadi Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU). "Intinya, kalaupun Untara ingin didirikan jangan ganggu IAKN. Dirikanlah kampus Untara yang baru dan itu bukan hal yang baru. Jika masalah infrastruktur kampus yang menjadi kendala bisa saja universitas swasta yang ada di Tapanuli di negerikan. Sebagai contoh Unita, bisa saja dinegerikan dan ini adalah hal yang biasa karena di beberapa daerah juga ada terjadi hal demikian. Dimana universitas swasta dinegerikan. Jadi, kami minta Bupati Taput meninjau ulang transformasi IAKN menjadi Untara," tutupnya. (Rasi)



.jpg)








