Pasca Pencopotan Kadis Kesehatan, Johannes : Kadis Tidak Mampu Bekerja Sebaiknya Mundur
25 April 2021 - 20:40:10 WIB | Dibaca: 2994x
Medan (Sioge) - Pencopotan Kadis Kesehatan Edwin dari jabatannya oleh Wali Kota Medan Bobby Nasution akibat lambat menangani Covid-19 dinilai Anggota Komisi II DPRD Medan sangat tepat.
“Kalau tidak mampu mengimbangi sistem kerja wali kota dan tidak mampu mencapai target kerja, memang sebaiknya dievaluasi agar tidak mengganggu pelayanan ke masyarakat,” ujar Anggota Komisi II DPRD Medan Johannes Hutagalung kepada wartawan, Minggu (25/4/2021) via selularnya.
Ditambahkan Politisi PDI Perjuangan itu, pencopotan itu dilakukan wali kota karena Kadis Kesehatan sudah berkali-kali diingatkan masalah penanganan Covid-19. Namun yang bersangkutan tidak mampu melaksanakan tugasnya sesuai arahan wali kota.
Disebutkannya, pencopotan Kadis Kesehatan itu bisa menjadi contoh bagi para kepala organisasi perangkat daerah (OPD) lainnya agar bisa bekerja dengan benar untuk kemajuan Kota Medan.
“Kalau tidak sanggup bekerja sesuai arahan wali kota, sebaiknya kepala OPD mundur saja, daripada dipecat,” ujarnya. Wali Kota Bobby Nasution saat ini bekerja cepat untuk membenahi Kota Medan dan tentunya harus didukung juga dengan kerja cepat para kepala OPD.
“Tidak mungkin hasilnya maksimal kalau kepala OPD tidak bekerja mengikuti irama kerja wali kota. Makanya, kalau tidak mampu, sebaiknya mundur saja,” tegasnya.
Kedepannya, siapapun yang akan menduduki jabatan Kadis Kesehatan diharapkan bisa mengimbangi kinerja wali kota. Selain itu, Kadis Kesehatan yang akan datang hendaknya punya kerja yang berbeda. “Jangan hanya tahu mengutak- atik anggaran namun kerja tak maksimal dalam melayani masyarakat,” ujarnya seraya menambahkan para OPD juga harus bisa berkoordinasi dengan dinas lainnya agar hasilnya maksimal. (S1)



.jpg)








