Hendri Duin Sembiring : Daging Babi Untuk Kota Medan Dipasok Dari Kalimantan
06 Juli 2021 - 18:40:57 WIB | Dibaca: 3164x
Medan (Sioge) - Saat ini ternak babi yang ada di Sumut tidak lagi mampu memasok daging ke Kota Medan. Para pedagang dan rumah makan sudah harus mengambil pasokan daging dari Kalimantan, Palembang dan Lampung.
“Untuk memenuhi kebutuhan daging babi di Kota Medan saja, para pengusaha terpaksa memasoknya dari Kalimantan, Lampung dan Palembang,” ujar Ketua Asosiasi Peternak Babi (Asperba) Sumatera Utara, Hendri Duin Sembiring kepada wartawan, Selasa (6/7/2021).
Disebutkan Anggota DPRD Kota Medan ini, dulu sebelum penyakit babi dan pandemi Covid-19, untuk wilayah Medan, kebutuhan daging perharinya mencapai 350 ekor (berat rata-rata 100 Kg/ekor). Namun saat pandemi dan banyaknya babi yang mati akibat penyakit, kebutuhan babi di Kota Medan hanya 100 ekor perharinya.
Namun untuk memenuhi pasokan 100 ekor perharinya, para peternak di Sumatera Utara tidak mampu memenuhinya. Sehingga terpaksa pasokan daging didatangkan dari Kalimantan dan wilayah lainnya.
Terkait harga babi, Anggota Komisi III yang membidangi perekonomian itu mengatakan saat ini harga daging babi hidup sudah mulai turun, sekira Rp.70 ribu per Kg. “Kemungkinan harga ini masih akan turun, karena sudah mulai berkurang pesanan terhadap daging babi di Medan,” ujarnya seraya menyatakan, untuk rumah makan saja, terjadi penurunan drastis.
Ditambahkannya, para peternak saat ini masih belum berani mengembangkan usaha ternaknya karena masih ada kekhawatiran akan penyakit babi ini. (S1)



.jpg)








