Wakil Wali Kota Medan Tinjau Ruangan Eks Hotel Soechi
22 Juli 2021 - 09:02:53 WIB | Dibaca: 3302x
Medan (SIOGE) - Jelang dioperasikannya Eks Hotel Soechi Medan di Jalan Cirebon sebagai tempat alternatif untuk isolasi pasien Covid-19, Pemko Medan melakukan persiapan dan pembenahan baik Gedung maupun ruangan. Salah satunya ruangan restoran yang akan difungsikan sebagai ruangan IGD tempat penanganan pasien Covid-19 untuk dilakukan observasi sehingga diketahui tingkat kerawanan penyakit yang diderita pasien.
Wali Kota Medan Bobby Nasution diwakili Wakil Wali Kota Aulia Rahman meninjau Eks Hotel Soechi, Minggu (18/7/2021). Peninjauan ini dilakukan Wakil Wali Kota Medan bersama Pihak Perwakilan dari Kementerian PUPR, Danis Hidayat Sumadilaga dan Perwakilan Kementerian Kesehatan, Abdul kadir dan Heru Prasetyo.
Wakil Wali Kota didampingi Sekda Wiriya Alrahman dan Kepala Bappeda Benny Iskandar bersama Pihak Kementerian PUPR dan Kementerian Kesehatan langsung menuju lantai bawah gedung ruangan restoran. Dalam peninjauan tersebut Kementerian PUPR siap mendukung Pemko Medan dalam menjadikan Eks Hotel Soechi sebagai tempat isolasi dengan melakukan kajian secara detail agar ruangan ini dapat difungsikan sebagai tempat IGD. Sedangkan Kementerian Kesehatan akan menyediakan tempat tidur untuk ruangan IGD tersebut.
"Pembentukan fungsi IGD di Eks Hotel Soechi lebih kepada penerapan 3T (testing, tracing dan treatment), terutama treatment (perawatannya). Oleh karenanya, Pak Wali Kota dan saya berharap, dengan kolaborasi yang terbangun antara Pemko Medan beserta pemerintah pusat melalui kementerian terkait dapat segera mempercepat progress penyelesaian," Kata Wakil Wali Kota Medan.
Dijelaskan Aulia Rahman, bangunan Eks Hotel Soechi yang merupakan aset Pemko Medan dengan ketinggian 12 lantai serta kapasitas sebanyak 247 kamar ini menjadi tempat alternatif yang telah kita tetapkan guna mengantisipasi terjadinya lonjakan pasien Covid-19 di Kota Medan. Artinya upaya ini sebagai bentuk antisipasi kita jika terjadi lonjakan. Maka dari itu, perlu dipersiapkan tempat sebagai ruang isolasi dan perawatannya. "Mudah-mudahan pembenahan ini dapat segera selesai sehingga gedung ini nantinya akan siap menajdi tempat alternatif untuk pasien Covid-19 jika terjadi lonjakan," Ujar Wakil Wali Kota. (Kominfo/Bahren)



.jpg)








