Masuk Level II, David Roni G Sinaga SE Ajak Warga Tetap Jaga Kebersihan
11 Oktober 2021 - 13:18:03 WIB | Dibaca: 3148x
Medan (Sioge) - Walaupun saat ini Kota Medan telah memasuki PPKM level II pandemi Covid-19, Anggota DPRD Medan David Roni G Sinaga SE terus mengajak warga tetap menjaga kebersihan dan kesehatan.
Hal ini dikatakannya saat Sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 6 tahun 2015 tentang pengelolaan Persampahan di Jl Sakti Lubis Gang Bali Kelurahan Sitirejo 1 Kecamatan Medan Kota, Sabtu (9/10/2021).
Kegiatan serupa dilaksanakan di hari yang sama di Jalan Menteng 2 Gang Pembangunan Kelurahan Binjai Kecamatan Medan Denai. Hadir dalam acara itu Camat Medan Kota Tengku Chairuniza SSos dan Lurah Kelurahan Sitirejo 1 Lamhar Adly Lubis.
Disebutkannya, memang kasus Covid-19 sudah turun tapi bukan berarti warga kendor menerapkan protokol kesehatan dengan memakai masker, jaga jarak dan sering mencuci tangan serta jaga kebersihan. Dengan harapan, pandemi cepat berlalu agar warga bisa kembali menjalani rutinitas seperti sebelumnya.
Menurut Anggota Komisi IV DPRD Medan ini, sampah tetap menjadi persoalan yang belum terselesaikan di tengah-tengah masyarakat. Apalagi jika sampah tidak dikelola dengan baik akan menimbulkan masalah, mulai dari banjir, sumber penyakit dan berbagai persoalan kesehatan lainnya.
Meskipun pelaksanaan sosialisasi yang dilakukan saat ini dipersingkat namun Politisi PDI Perjuangan itu mengaku masih tetap menerima keluhan warga. Dijelaskannya lebih rinci, bahwa Perda No.6 Tahun 2015 khusus tentang Pengelolaan Sampah. Dan diharapkan, kesadaran warga tidak membuang sampah sembarangan akan berkurang.
“Di Perda ini sudah dijelaskan berbagai hal tentang pengelolaan sampah di Kota Medan. Perda inilah yang menjadi acuan kita dalam mengelola sampah,” pungkasnya.
Senada dengan itu, Camat Medan Kota mengingatkan warga tidak membuang sampah di sembarang tempat dan pinggir jalan. "Kesadaran dari masyarakat memang masih kurang, sedangkan Pemko maunya kota ini bersih. Perda jadi tidak ada artinya kalau kesadaran dari masyarakat tidak ada," pungkasnya. (S1)



.jpg)








