Raker DPRD Medan 2021 Perkuat Tiga Fungsi Dewan Kawal Pemulihan Ekonomi
15 November 2021 - 11:55:35 WIB | Dibaca: 2933x
Medan (SIOGE) - Ketua DPRD Medan, Hasyim secara simbolis membuka Rapat Kerja (Raker) Tahun 2021 yang berlangsung di Hotel Grand Mutiara, Berastagi, Karo, Minggu (07/11/21).
Dalam sambutannya, Hasyim menegaskan dengan pelaksanaan raker ini bisa mensinerjikan program maupun anggaran demi mewujudkan Kota Medan yang berkah, maju dan kondusif.
“Kehadiran seluruh anggota DPRD Kota Medan setelah mengikuti raker tersebut nantinya diharapkan semakin menambah semangat para anggota dewan selaku perwakilan masyarakat di daerah pemilihannya masing-masing termasuk juga para konstituen masing-masing,” ucap Hasyim di hadapan Anggota DPRD Medan, Walikota Medan, Bobby Nasution beserta perwakilan OPD pemko Medan dan pembicara (Nara sumber) diantaranya, Mukjizat S.Sos., MSi (Ditjen Bina Keuangan) dan Kementerian Dalam Negeri RI), Dr.Rozzi Benni S.S.T.P., MSi (Ditjen Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri RI), dan Iwan Iswanto Hardi, SE.,MSi.,Ak (PPK RI).
Masih dalam sambutanya, Hasyim berharap agar para anggota legislatif yang hadir dapat bertambah wawasannya terutama lewat 3 fungsi dan kewenangannya sebagai lembaga legislatif, yakni pembentukan perda, anggaran dan fungsi pengawasan.
Ketua DPRD Medan Hasyim SE selanjutnya berharap agar raker ini bisa fokus kepada penguatan tri fungsi dewan dalam mengawal pemulihan ekonomi masyarakat sebagai dampak pandemi Covid-19, baik jaminan kesehatan maupun jaminan keamanan sosial yang bisa dituangkan secara cermat dalam Rencana Kerja (Renja) 2022 dengan tetap berpijak pada taat asas dengan output yang terukur, sehingga kehidupan masyarakat bisa berjalan dengan maksimal di masa pemulihan ekonomi dimasa Pandemi Covid19.
Dalam kesempatan itu, dia juga mengajak masyarakat, khususnya di Kota Medan, agar tetap waspada dengan tetap mematuhi protokol kesehatan (Prokes), menerapkan pola hidup sehat serta mengikuti vaksinasi, tak lain berguna melindungi segenap warga dari penyebaran wabah Covid 19.
Dikatakannya, meskipun pandemi masih belum menunjukkan tanda akan berakhir, agar bisa beradaptasi hidup di situasi new normal. Maka dari itu, dia pun mengajak semua pihak dapat bangkit bersinergi, guna melaksanakan pembangunan dan pelayanan publik. Hal ini dilakukan, agar Kota Medan dapat berkembang maju dan berdaya saing global.
"Raker bukan hanya rutinitas tahunan belaka, tapi akan berfokus pada upaya merumuskan berbagai langkah strategi untuk bangkit dari dampak pandemi Covid 19 yang telah dilalui bersama selama hampir dua tahun," katanya.
Senada dengan itu, Walikota Medan, Bobby Nasution menaruh harapan dengan kegiatan rapat kerja ini menghasilkan ide-ide yang bernas dan solusi mengatasi berbagai masalah dan tantangan pembangunan infrastruktir di Kota Medan, termasuk pemulihan ekonomi akibat pandemi Covid-19.
Bobby juga berterimakasih kepada para pimpinan dan seluruh anggota DPRD Kota Medan yang selama ini terus bersinergi bahu membahu mendukung program pemko Medan terutama dalam penanganan Covid-19, meskipun diakui masih banyak penanganan yang belum dapat menyentuh langsung masyarakat.
“Saya memohon maaf bila masih ada pelayanan kami, pemko Medan yang belum mampu menyentuh langsung masyarakat terutama masalah banjir dan perbaikan infratruktur yang belum terselesaikan seluruhnya, namun pemko Medan optimis akan terus melakukan perbaikan dan pembenahan bagi pembangunan di kota Medan,” ujar Bobby Nasution.
Bobby juga meminta kerjasama kepada para anggota DPRD kota Medan untuk terus mensosialisasikan protokol kesehatan kepada seluruh konstituen di dapil masing-masing, sebab, meski kota Medan sudah level 2, namun bukan berarti kota Medan aman dari pandemi Covid19.
“Sebulan lagi, akan memasuki hari Natal dan Tahun Baru, kita ketahui bahwa tanggal hari libur merah telah dihapuskan namun bukan berarti masyarakat tidak merayakan hari besar keagamaan dan ibadah mereka, libur hari besar berlaku hanya untuk yang merayakan saja dan bagi yang tidak merayakan dapat bekerja seperti biasa,” sebutnya.
Bobby juga berterimakasih atas dukungan DPRD Medan yang terus mendukung kebijakan pemko Medan, apalagi kota Medan sudah masuk level 2 dan kekebalan komunal juga sudah mencapai lebih dari 70 persen keatas, walaupun belum mencapai level 1.
“Namun itu adalah pencapaian yang sangat baik sekali bagi kita semua namun tetap tidak boleh lengah dan ikuti Protokol Kesehatan,”terangnya.
Bobby juga meminta maaf atas kebijakan pemko yang mungkin kurang diterima ditengah-tengah masyarakat.
“Kita ingin kota Medan dapat menjadi kota yang maju, kota yang berkah dan kondusif. Dimana kota Medan yang masuk kota terbesar ke tiga di Indonesia, sehingga dari luas wilayah dan penduduk pastilah lebih besar dari yang lain. Kota Medan harus mampu menjadi kota yang maju dari kota lainnya di Indonesia,”tutupnya.(s1)



.jpg)








