Lasro Marbun : Sekolah yang Terpapar Covid-19 Dievaluasi Selama 7 Hari
17 Februari 2022 - 22:45:16 WIB | Dibaca: 2985x
Medan (Sioge) - Sejumlah sekolah untuk sementara yang siswanya terpapar Covid-19 diliburkan selama 5 hari kerja atau 7 hari kalender untuk memastikan tidak ada lagi siswa atau guru terkena virus yang mewabah itu.
“Selama 5 hari kerja diliburkan itu untuk evaluasi. Orang-orangnya ditracing atau dicari untuk memastikan tidak ada lagi yang terpapar. Pihak Puskesmas akan melakukan tracing terhadap siswa yang sekelas dengannya atau yang bertemu pada hari itu untuk dilakukan pemeriksaan,” ujar Plt Kadis Pendidikan Sumut, Lasro Marbun, Rabu (16/2/2022).
Disebutkannya, setelah dipastikan hasilnya negatif selama seminggu itu, barulah sekolah kembali dibuka seperti sebelumnya dengan memperhatikan surat edaran Gubernur Sumatera Utara.
“Seperti tadi pagi saya berkunjung ke SMAN 2 Medan (Sidak-red) untuk memastikan tidak ada kegiatan di sekolah itu, pasca 4 siswanya terpapar Covid-19,” ujarnya seraya menambahkan memang saat disidak, tidak ada kegiatan di sekolah itu untuk sementara waktu.
Pada Jumat sudah ada yang terpapar dan besoknya baru diketahui sehingga Senin sekolah diliburkan. Ditambahkannya, setelah dilihat nanti selama seminggu perkembangannya, barulah akan diambil kebijakan. Kalau nantinya hasilnya tracing negatif dan tidak ada siswa lain terpapar serta siswa yang bersangkutan sudah negatif, pihaknya akan mengizinkan lagi sekolah itu dibuka.
Hal yang sama berlaku untuk 13 sekolah yang ditutup (diliburkan-red) di Sumatera Utara. “Seperti yang di Matauli ternyata setelah dicek ulang tinggal 19 siswa dan 2 guru. Kemarin pada hari Senin didapati 205 orang, pada Selasa tinggal 53 dan akhirnya tadi, menurut informasi tinggal 21 orang,” ujarnya lagi.
“Syukurlah ada perkembangan baik yang terjadi. Kita akan terus pantau perkembangannya agar semua siswa dan orang tua merasa nyaman,” pungkasnya. (S1)



.jpg)








