Ritual Cheng Beng Cermin Kabupaten Deli Serdang Religius Rukun Damai dalam Kebhinekaan
10 April 2022 - 17:33:18 WIB | Dibaca: 3311x
Deli Serdang (SIOGE)- Asisten I Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Daerah Kabupaten Deli Serdang,Drs.Citra Efendi Capah, MSP menghadiri puncak ritual Cheng Beng di perkuburan Yayasan Sentana Abadi,depan Vihara Pekong Lima, Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Pasar 10,Desa Tanjung Baru, Kecamatan Tanjung Morawa,Minggu (10/04/2022).
Pada acara yang turut di hadiri perwakilan Direktur Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan Masyarakat Adat (KMA) Kemdikbud, Riset dan Teknologi Arif Wijaya,Ketua Perhimpunan Masyarakat Tionghoa Sumut Juswan Tjoe,Ketua Yayasan Istana Harta Lima Penjuru Kwik Sam Ho,Pembina Yayasan Istana Harta lima Penjuru Ade Chandra,SH.MM,Kadis Porabudpar Provinsi Sumatera Utara Zumri Sulthoni,SSos.MSi.
Asisten I menyampaikan kebudayaan merupakan salah satu bagian penting dalam kehidupan umat manusia, Karenanya,harus di tingkatkan dan di kembangkan dari waktu ke waktu.
" Pemerintah Kabupaten Deli Serdang sangat mengapresiasi kegiatan perayaan ritual Cheng Beng Sumatera Utara tahun 2022 ini,karena sudah sepatutnya kita mendorong dan mendukung segala upaya yang bertujuan untuk kemajuan dan peningkatan pembangunan kebudayaan yang menjadikan tradisi sebagai pondasi untuk mempererat rasa persaudaraan dalam semangat kebersamaan," kata Asisten I.
Cheng Beng,jelas Asisten I,adalah ritual tahunan ziarah kubur sebagai bentuk penghormatan kepada orangtua dan leluhur yang di lakukan etnis Tionghoa.
" Perayaan ritual Cheng Beng, biasanya di laksanakan pada hari ke-104 setelah titik balik matahari di musim dingin,Festival yang jatuh dari tanggal 26 Maret hingga 15 April ini, sangat memperlihatkan sisi budaya dan kepercayaan masyarakat Tionghoa yang kental dan unik," jelas Asisten I.
" Tentunya ini memiliki arti yang penting dan bermakna strategis bagi masyarakat Tionghoa,karena di samping mempererat hubungan silaturahim antar sesama etnis Tionghoa,juga sebagai upaya bersama dalam menjaga,melestarikan dan sekaligus mewariskan budaya ini kepada generasi penerus selanjutnya," sambung Asisten I.
Hadir pula di acara tersebut,Kadis Budporapar Khoirum Rijal,ST MAP, Sekretaris Kesbangpol Surya Bangun Muda SSos,Camat Tanjung Morawa Marianto Irawadi SSos serta unsur Muspika Tanjung Morawa.(Zul/TM)













.jpg)








