Wali Kota Medan Tinjau Bedah Rumah Di Lorong 6 Bagan Deli
01 Juli 2022 - 15:46:35 WIB | Dibaca: 3001x
Medan (SIOGE) - Wali Kota Medan Bobby Nasution meninjau bedah rumah lorong 6 Bagan Deli, satu hari pembukaan Rapat Kerja Komisariat Wilayah I Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Raker Komwil I APEKSI), Wali Kota Medan Bobby Nasution meluangkan waktu untuk meninjau bedah rumah di Lorong 6, Kelurahan Bagan Deli, Kecamatan Medan Belawan, Rabu (29/6/2022), melihat sejauh mana pengerjaan bedah rumah yang telah dilakukan, guna memastikan apakah rumah yang dibedah tersebut telah sesuai dengan ketentuan rumah layak huni.
Pemko Medan ini Bobby Nasution Didampingi Kadis Perumahan Kawasan Permukiman dan Penataan Ruang (PKP2R) Kota Medan Endar Sutan Lubis, Kadis Pekerjaan Umum (PU) Topan OP Ginting, Kadis Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) Suryadi Panjaitan, Kadis Kebersihan dan Pertamanan SI Dongaran dan Camat Medan Belawan Subhan Fajri.
Kehadiran Bobby Nasution disambut penuh gembira warga, terutama kaum ibu. Mereka berharap banjir rob dapat diatasi sehingga masyarakat tenang dan nyaman dalam melaksanakan aktivitas sehari-hari semua keluhan yang disampaikan warga dan berupaya mengatasinya.
"Saya minta pengerjaan bedah rumah yang dilakukan harus sesuai dengan standar teknis dan pengerjaannya tidak boleh sembarangan sehingga rumah yang dibedah ini nantinya benar-benar layak huni atau rumah sehat,” kata Bobby Nasution
Pemko Medan dalam menangani stunting, kondisi rumah yang tidak layak huni menjadi salah satu penyebab terjadinya stunting. Di samping itu bedah rumah juga sebagai upaya untuk mengurangi pemukiman kumuh di Kota Medan.
Di Kelurahan Bagan Deli, ada 12 rumah yang tidak layak huni dibedah sehingga menjadi pemukiman yang layak huni. “Sebagai tahap awal, 12 rumah yang kita bedah. Insya Allah, jumlah ini akan terus bertambah. Bedah rumah yang dilakukan ini sesuai dengan standar rumah layak huni atau rumah sehat,” jelasnya.
.
Kemudian, mantan Kadis Kebersihan dan Pertamanan itu mengungkapkan, bedah rumah yang dilakukan ini merupakan program rutin Dinas PKP2R. Setiap tahun, terangnya, Dinas PKP2R menampung untuk kegiatan bedah rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah sekaligus mendukung program penanganan stunting.
“Sebelumnya bedah rumah ini dilakukan hanya sebatas menyisip, seperti mengganti dinding atau atap rumah. Mulai tahun ini, bedah rumah yang dilakukan total dari nol dengan catatan standar type 36 berkolaborasi dengan Balai Perumahan Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) RI,” jelasnya.(Dinas Kominfo/Bahren)



.jpg)








