HT Bahrumsyah : Salat Id di Lapangan Gajah Mada Tunjukkan Konsistensi Pemko Medan Perjuangkan Aset
13 Juli 2022 - 22:45:01 WIB | Dibaca: 2750x
Medan (Sioge) - Wakil Ketua DPRD Medan HT Bahrumsyah memberikan apresiasi kepada Wali Kota Bobby Nasution yang telah menggelar Salat Idul Adha 1443 H dan pemotongan hewan kurban di Lapangan Gajah Mada Jalan Krakatau Kelurahan Pulo Brayan Darat I Kecamatan Medan Timur awal pekan lalu.
“Apa yang dilakukan Bobby Nasution tersebut merupakan bentuk upaya dan penekanan Pemko bahwa Lapangan Gajah Mada memang merupakan aset milik Pemko Medan,” ujarnya kepada wartawan via selularnya, Rabu (13/7/2022).
"Saya menilai Salat Id di Lapangan Gajah Mada kemarin sebagai bentuk konsistensi Pemko Medan dalam memperjuangkan Lapangan Gajah Mada sebagai aset milik daerah ini. Konsistensi Wali Kota Medan dalam memperjuangkan aset-aset Pemko termasuk Lapangan Gajah Mada ini sangat patut untuk diapresiasi," ujar Politisi PAN itu.
Dikatakannya, saat ini upaya-upaya yang dilakukan Bobby Nasution tersebut memang sangat dibutuhkan oleh Pemko Medan dari pihak-pihak yang mengaku dan menguasai aset-aset milik Pemko.
"Makanya saya menilai, kegiatan Salat Id di Lapangan Gajah Mada kemarin sebagai bentuk upaya nyata. Bahwa Pemko Medan tidak hanya memiliki, tapi juga menguasai dan memanfaatkan Lapangan Gajah Mada tersebut," ujarnya.
Dinilainya, wali kota konsisten dalam memperjuangkan aset-aset Pemko Medan lainnya yang sempat dikuasai oleh pihak lain, salah satunya bangunan eks Perisai Plaza. "Apalagi lapangan Gajah Mada kita harapkan dapat menambah jumlah RTH Kota Medan yang saat ini masih kurang. Lapangan Gajah Mada juga kita harapkan dapat sebagai sarana bagi masyarakat dalam berekspresi," tegasnya.
Bahrumsyah pun meminta agar Lapangan Gajah Mada dihapus dari daftar aset Pemko Medan yang tengah bermasalah. Untuk itu, Bahrumsyah juga mendorong Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Medan untuk menyusun dan mendokumentasikan seluruh aset milik Pemko Medan, termasuk aset-aset yang saat ini tengah dikerjasamakan dengan pihak ketiga.
"Baik yang masa MoU nya sudah habis maupun yang akan habis. Kita harapkan mulai saat ini, seluruh aset di Pemko Medan bisa terdapat dan terdokumentasi dengan baik agar tidak ada lagi aset-aset yang terbengkalai seperti selama ini. BPKAD harus mendukung penuh upaya Wali Kota Medan dalam menertibkan, menguasai, dan mengelola aset-aset yang dimiliki Pemko," pungkasnya. (S1)



.jpg)








