5 IMT GT GCMC Kagumi Medan Kaya Bangunan Bersejarah
02 November 2022 - 21:41:30 WIB | Dibaca: 2817x
Medan (SIOGE) - Wali Kota Medan Bobby Nasution dan Wakil Wali Kota H Aulia Rachman membawa seluruh peserta Pertemuan ke-5 Indonesia Malaysia Thailand Growth Triangle (IMT GT) Green Cities Mayor Council (GCMC) melakukan City Tour ke sejumlah lokasi heritage di Kota Medan, Senin (31/10),untuk mengenalkan tempat-tempat bersejarah terkenal dengan bangunan-bangunan tuanya yang memiliki nilai narasi sejarah yang cukup tinggi.
City tour ini merupakan rangkaian kegiatan yang digelar untuk menyambut pembukaan Pertemuan ke-5 IMT GT GCMC yang akan berlangsung di Hotel Adi Mulia Jalan Diponegoro Medan, Selasa (1/11). Lokasi heritage yang dikunjungi yakni
Masjid Raya Al-Mashun yang dibangun tahun 1906 ini menjadi lokasi pertama yang dikunjungi para peserta IMT GT yang berjumlah 32 orang yang terdiri dari perwakilan dari Penang Malaysia 1 orang, Ipoh (Malaysia) 7 orang, Kuala Kangsar 2 orang, Hatyai (Thailand) 4 orang, Yala (Thailand 4 orang), Songkhla (Thailand) 4 orang, Pekanbaru 1 orang, IDB 1 orang, Padang 2 orang, GIS Indonesia 1 orang, CIMT 4 orang dan Iges 1 orang.
Setelah berkeliling masjid dan mendengarkan penjelasan secara lengkap mengenai masjid yang memiliki luas tanah sekitar 13.200 m3 dan bangunan seluas lebih kurang 1.500 m3, Bobby Nasution beserta rombongan yang turut dihadiri Wali Kota Hatyai, Thailand, Sakom Thongmunee dan Wakil Wali Kota Hatyai Mr Witchai Kanchanasuwon, selanjutnya menuju Tjong A Fie Mansion yang dibangun sejak tahun 1895 dengan luas 8.000 m dengan 2 lantai dan memiliki 35 kamar tersebut.
Dari Tjong A Fie Mansion, Bobby Nasution beserta rombongan melanjutkan City Tour ke gedung tua Kantor Pos yang kini telah dijadikan sebagai Pos Bloc Medan. Di bangunan yang memiliki luas lebih kurang 1.200 m2 dengan tinggi mencapai 20 m serta dibuka sekitar tahun 1911, seluruh peserta IMT GT menjelajahi seluruh ruangan yang sebagian besar telah digunakan untuk anak muda kreatif dan pelaku UMKM mempromosikan produknya.
Kemudian, Kanchanasuwon mengaku, dirinya dan beserta seluruh peserta IMT GT sangat kagum dengan tiga bangunan bersejarah yang telah dikunjungi yakni Masjid Raya Al-Mashun, Tjong A Fie Mansion dan Kantor Pos yang kini menjadi Pos Bloc Medan.
“Semua yang ada di Kota Medan ini sangat penting dan harus dijaga. Kita butuh bergerak untuk menjadikan Kota Medan menjadi lebih baik. Kita harus terus belajar karena itu sangat penting dan itu merupakan masalah serius. Kita harus mulai dari sekarang,” kata Kanchanasuwon.(Dinas Kominfo/Bahren)












