Medan Selayang Punya Bank Sampah Terbesar Ke-2 di Kota Medan
22 Juli 2023 - 20:16:02 WIB | Dibaca: 2825x
Medan (Sioge) - Saat ini Pemko sedang mempersiapkan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah Kota Medan di Talun Kenas. Persiapan itu juga bekerjasama dengan pihak luar, termasuk akan memeroses sampah menjadi briket.
“Pemko Medan saat ini sedang mempersiapkan itu semua. Sekarang tinggal masyarakat saja yang diharapkan bisa lebih tertib untuk membuang sampah ke tempat pembuangan sementara agar bisa diangkut,” ujar Anggota DPRD Medan Ir Hendri Duin saat menggelar sosialisasi Perda nomor 6 Tahun 2015 tentang Pengelolaan Persampahan, Sabtu sore (22/7/2023) di Jalan Teratai PB Selayang II Kecamatan Medan Selayang yang dihadiri OPD terkait dan ratusan warga.
Disebutkannya, warga diharapkan bisa membuang sampah sebelum pukul 06.00 WIB agar bisa diangkut tim kebersihan Kota Medan. “Kalau sudah lewat pukul 06.00 WIB sampah itu tidak diangkut dan menunggu sampai pengangkutan berikutnya,” ujarnya.
Hendri Duin mengimbau agar masyarakat membuat sampah pada tempatnya, jangan di selokan atau sungai karena akan berdampak buruk bagi lingkungan dan bisa memicu terjadinya banjir.
Sementara Camat Medan Selayang dalam kesempatan itu mengatakan pihaknya juga sudah membuat Bank Sampah yang dinamai New Normal dan itu merupakan terbesar kedua di Kota Medan. Saat ini, sudah 500-an nasabahnya. “Warga juga bisa mengumpulkan sampah dan memilah-milahnya berdasarkan jenisnya sehingga bisa dijual ke Bank Sampah tersebut. Hasilnya bisa menjadi uang untuk menambah pemasukan keluarga,” ujarnya.
Sementara warga, Conni mempertanyakan tentang gerakan persampahan di Kota Medan, sedangkan di bali sudah diaturkan agar bersih.
Menjawab itu, Hendri Duin menyatakan peraturan di Bali dan Medan tidak sama, namun Medan memiliki aturan tersendiri. Namun intinya tetaplah bagaimana warga bisa membantu pemerintah untuk kebersihan Kota Medan. Selebihnya nanti Pemko Medan sedang memikirkan bagaimana membuat sampah menjadi lebih berguna dan bisa dipakai masyarakat.
Di akhir kegiatan, diadakan pencabutan lucky draw berhadiahkan peralatan elektronik dan pembagian seminar kit kepada para peserta yang hadir. Sementara untuk menanggulangi kenakalan remaja, kepada warga diserahkan bola voli. (S1)












