Warga Duel dengan Babi di Masjid Saat Mengusir
22 September 2019 - 16:02:18 WIB | Dibaca: 3713x
Serang (SIOGE) - Warga sempat berduel dengan babi hutan saat nyelonong masuk ke Masjid Nurul Amal Perumahan RS Pemda Cipocok Jaya, Kota Serang. Ada warga yang terluka saat hendak mengusir babi yang mengganggu ibu-ibu pengajian tersebut.
Pengurus masjid, Habib Al Bantani, menceritakan, saat babi masuk masjid, memang sedang ada kegiatan pengajian dan santunan anak yatim. Babi itu masuk ke salah satu ruangan dapur umum, kemudian ke lokasi tempat wudu dan keluar.
Saat akan masuk ke ruang utama, babi sempat menabrak tembok. Saat masuk pun babi tidak mengenai karpet yang biasa digunakan untuk salat.
"Sempat ada yang duel sama babinya, yang pake sarung dengan babinya, makanya kaki lecet, tangan lecet. Terlukanya memang duel dengan babi, saya yang foto," kata Habib saat berbincang dengan detikcom di Serang, Banten, Minggu (22/9/2019).
Begitu di halaman masjid, memang warga banyak yang berkerumun. Babi diusir ke belakang masjid kemudian lari ke luar lingkungan.
Menurutnya, masuknya babi ke lingkungan Perumahan RS Pemda Cipocok Jaya ini baru pertama kali terjadi. Untungnya, tidak ada jemaah pengajian yang terluka. "Ibu-ibu nggak ada yang keseruduk karena ibu-ibu di teras," ujarnya.
Warga setempat, Titin, menceritakan saat itu ibu-ibu sedang mengikuti pengajian rutin dan santunan ke anak-anak yatim di halaman masjid. Sekitar pukul 10.00 WIB, tadi pagi, tiba-tiba seekor babi hutan masuk ke toilet masjid dan masuk ke ruang salat. Kejadian itu dianggap aneh karena lingkungan kompleks ini masih berada di daerah perkotaan.
"Itu pada kaget semua, tadi kejadian sekitar jam 10-an lagi ada pengajian sareng (sambil) santunan membagikan ke anak yatim," kata Titin saat bercerita, di Kota Serang, Banten, Minggu (22/9/2019).
Munculnya babi hutan ke tengah kota, katanya, sempat membuat panik warga. Ibu-ibu pengajian sempat keluar dari masjid karena ketakutan. Sementara itu, ada juga sejumlah warga yang mengejar babi hutan tersebut.
"Di masjid lagi pinuh jalmi (sedang penuh orang), terus babi lari keluar dikejar," ujarnya.
Warga yang mengejar kemudian menangkap babi hutan itu di daerah Banjarsari. (dtc)




.jpeg)








.jpg)








