Sedih! Tanaman Cabe Merah Siap Panen Dibabat OTK di Taput
18 November 2019 - 23:01:36 WIB | Dibaca: 3041x
Taput (SIOGE) - Tanaman cabe merah sudah siap panen milik keluarga Arnold Hutagalung (38) alias Pak Anjeli dengan istrinya Cannie Br Manurung (41) warga Dusun Pansinaran Desa Situmeang Habinsaran Kecamatan Sipoholon, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) dibabat orang tak dikenal (OTK).
Tanaman cabe merah yang tumbuh diatas lahan sekitar kurang lebih 1.200 meter persegi itu diketahui Arnold Hutagalung habis ditebas pada hari Jumat, tanggal 15 Nopember 2019 sekira pukul 09.00 Wib saat hendak memanen cabenya itu.
"Pada saat itu saya sangat terkejut melihat tanaman cabe merah saya habis dibabat," ujar Arnold Hutagalung kepada wartawan, Senin (18/11).
"Saya sangat terpukul atas kejadian ini, sebanyak 3 ribu batang tanaman cabe merah saya habis. Tidak ada rasa kemanusiaan lagi," cetus Arnold.
Mereka berharap, pihak kepolisian segera menemukan siapa pelaku pembabatan tersebut. "Kami merasa tidak ada masalah antara keluarga kami dengan warga di Dusun Pansinaran ini. Karena, kami masih keluarga. Sudah 10 tahun kami tinggal disini," ujar Br Manurung.
Arnold Hutagalung didampingi orangtuanya Kamin Hutagalung (68) mengatakan telah melaporkan pengrusakan itu kepada Polres Taput sekira pukul 11.00 Wib dengan nomor : LP/23/XI/SU/RES TAPUT/SPKT tanggal 18 Nopember 2019. "Kita telah membuat pengaduan, biar secepatnya bisa ditemukan siapa pelakunya," ucapnya.
Dia menambahkan, keluarganya tak ingin kejadian ini berlarut-larut. Karena di Dusun Pansinaran itu mereka masih keluarga. "Kami juga ingin mengetahui apa dasar masalahnya sehingga terjadi pengrusakan itu. Kalau memang karena tanah titik permasalahannya lanjut Kamin, biar kita tau. Tapi menurut saya, itu tidak mungkin, karena sudah beratus tahun lamanya kami memiliki tanah itu," ujarnya.(t/s1)






















